{"id":23,"date":"2026-05-08T09:23:27","date_gmt":"2026-05-08T09:23:27","guid":{"rendered":"https:\/\/designyxr.com\/?p=23"},"modified":"2026-05-08T12:18:41","modified_gmt":"2026-05-08T12:18:41","slug":"sofamu-kepengin-terbang-kenalan-yuuk-dengan-aeris-collection-yang-melawan-gravitasi","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/designyxr.com\/?p=23","title":{"rendered":"Sofamu Kepengin Terbang? Kenalan Yuuk dengan Aeris Collection yang Melawan Gravitasi"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Halo, para pembaca yang lagi nyari angin segar di dunia desain!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Balik lagi di blog kesayangan kita. Kali ini aku mau ajak kamu liat sesuatu yang\u2026 <em>ngambang<\/em>. Serius.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa waktu lalu kita sudah ngobrolin <strong>Erosion Collection<\/strong>-nya Zaha Hadid Architects\u2014yang berat, megah, seperti patung marmer yang terukir waktu. Tapi ternyata, di tahun yang sama, mereka punya &#8220;saudara kandung&#8221; dengan kepribadian yang bener-bener <em>bertolak belakang<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namanya <strong>Aeris Collection<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau Erosion itu seperti <strong>batu karang<\/strong> yang kokoh menantang ombak, maka Aeris ini seperti <strong>awan<\/strong> atau <strong>angin<\/strong> yang nggak pernah bisa kita tangkap. Penasaran? Yuk, langsung kita bedah!<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bukan Sekadar Meja, Tapi Jembatan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oke, jadi gini. Aeris Collection ini hasil kolaborasi ZHA dengan brand asal Italia, <strong>Citco<\/strong>. Tapi yang bikin beda, mereka menggandeng firma engineering bernama <strong>Richter<\/strong>. Kenapa? Karena koleksi ini <em>nggak bisa dibuat<\/em> pakai logika kayu biasa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Coba bayangkan meja dengan permukaan yang super mulus, tipis, dan melengkung. Kelihatannya enteng banget, hampir seperti <strong>origami yang tertiup angin<\/strong>. Tapi percaya atau nggak, barang ini dibuat dari material solid yang berat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagaimana caranya?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawabannya ada di <strong>bawah meja<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">ZHA dan Richter mendesain struktur bawah meja (under-side) seperti <strong>rangka jembatan gantung<\/strong>. Ada geometri-geometri kecil berongga (lattice) yang mirip sarang atau aliran air. Secara teknik, ini namanya <em>structural form-finding<\/em>\u2014mencari bentuk berdasarkan bagaimana gaya\/tekanan merambat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasilnya? Sebuah <strong>meja<\/strong> (dalam hal ini meja <strong>Arcus Table<\/strong>) yang ujungnya bisa setipis pisau silet, padahal terbuat dari batu atau logam. Ini bukan meja. Ini <strong>keajaiban fisika<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Antara Intuisi dan Hitungan Matematika<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, yang paling aku suka dari deskripsi resmi koleksi ini adalah kalimat ini:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>&#8220;A convergence of intuition and calculation.&#8221;<\/em><br>(Pertemuan antara intuisi dan perhitungan.)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kita sering lihat furnitur &#8220;keren&#8221; yang cuma bagus di foto tapi nggak enak dipakai, atau furnitur &#8220;fungsional&#8221; yang bentuknya itu-itu aja. Tapi Aeris ini beda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bentuknya yang meliuk-liuk bukan cuma untuk gaya-gayaan. Itu adalah <strong>respons struktural<\/strong>. Itu adalah &#8220;jalan tak terlihat&#8221; yang dilalui oleh gaya gravitasi untuk sampai ke lantai. Mereka membaca alam, lalu menerjemahkannya ke dalam kode digital, lalu memahatnya menjadi benda fisik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini terlihat jelas di <strong>Aeris Vires (kursi)<\/strong> dan <strong>Aeris Aura (lampu)<\/strong>. Mereka nggak punya sudut tajam. Semua adalah kurva <em>parametric<\/em> yang membuat mata kita nyaman mengikuti alurnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Filosofi &#8220;Massa yang Bergerak&#8221;<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Satu hal yang selalu ZHA tanamkan dalam setiap karyanya menentang status quo.<br>Selama ini, kita punya <em>preconception<\/em> (prasangka) bahwa barang dari <strong>marmer<\/strong> itu berat dan statis, barang dari <strong>kaca<\/strong> itu rapuh, dan struktur yang kokoh haruslah kaku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Aeris Collection hadir untuk menghancurkan prasangka itu.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Massa menjadi gerakan<\/strong> (Mass becomes movement).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Batu bisa terbang<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kaca bisa menekuk<\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mereka menyebut filosofi ini sebagai &#8220;odes to transformation&#8221;\u2014sebuah pujian untuk proses <strong>perubahan<\/strong>. Baik perubahan materi, persepsi, maupun kemungkinan itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Dimana Kita Bisa Lihat?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sayangnya, event-nya sudah selesai tepat tanggal 26 April 2026 kemarin. Tapi buat catatan kalian, selama Milan Design Week lalu, <strong>Aeris Collection<\/strong> ini dipamerkan di <strong>Salone Internazionale, Fiera Milano Rho, Hall 22, Booth 16<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan kabar baiknya, karya-karya seperti ini biasanya masuk koleksi galeri desain atau jadi koleksi terbatas (<em>limited edition<\/em>). Jadi siapa tahu, suatu hari kita bisa lihat langsung bagaimana rasanya duduk di kursi yang kelihatan seperti siap melayang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Jadi, Mana Pilihanmu Erosion atau Aeris?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kita jadi punya dua kubu nih di tahun 2026:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Erosion<\/strong>: Kembali ke alam, solid, sekeras batu, penuh tekstur (gesekan\/tapak).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Aeris<\/strong>: Menentang gravitasi, selembut angin, penuh ruang negatif, dan <em>super engineered<\/em>.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aku rasa, dua-duanya keren banget untuk konteks yang berbeda. Tapi kalau kamu tanya aku pribadi?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aeris itu seperti <strong>puisi fisika<\/strong>. Melihat meja yang seharusnya berat malah &#8220;terbang&#8221; adalah sensasi yang nggak bisa kamu dapatkan dari gambar. Kamu harus menyentuhnya untuk percaya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gimana dengan kamu? Tertarik dengan keajaiban tektoniknya Erosion, atau lebih kepincut dengan keajaiban antigravitasi Aeris?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Yuk diskusi di kolom komentar! Jangan lupa share artikel ini ke teman arsitek atau insinyur sipilmu\u2014biar mereka ikut garuk-garuk kepala geleng-geleng.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sampai jumpa di artikel berikutnya!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Halo, para pembaca yang lagi nyari angin segar di dunia desain! Balik lagi di blog kesayangan kita. Kali ini aku&#8230;&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":49,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36],"tags":[11,13,14],"class_list":["post-23","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-furniture-kontemporer","tag-antigravitasi","tag-furniturterbang","tag-parametricdesign"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/designyxr.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/designyxr.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/designyxr.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/designyxr.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/designyxr.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=23"}],"version-history":[{"count":2,"href":"http:\/\/designyxr.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53,"href":"http:\/\/designyxr.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23\/revisions\/53"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/designyxr.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/49"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/designyxr.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=23"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/designyxr.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=23"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/designyxr.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=23"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}